Saya memulai karir di industri teknologi sebagai frontend web developer dan saya bersyukur atas pencapaian saya selama ini. Saat ini saya dianggap sebagai Senior Frontend Engineer di sebuah perusahaan lokal yang namanya cukup mentereng di kalangan para Engineers pada masanya. Tentu saya sangat bersyukur karena career path ini saya capai dengan jalur unofficial, tanpa kuliah atau sekolah di jurusan yang berhubungan dengan programming.

Sebenarnya menjadi Frontend bukanlah pilihan utama saya saat itu, apa yang ada di bayangan saya saat masih memimpikan karir programming adalah membuat Operating System. Tapi karena sense of design saya jauh lebih baik dari pada Matematika atau Fisika saya saat itu, pada akhirnya saya berakhir menjadi Frontend. Saya sangat bersyukur Frontend development saat ini tidak lagi hanya soal html dan css tapi juga soal logika bahkan di beberapa kasus menurut saya Frontend menjadi lebih rumit dari pada Backend. Frontend telah membuat saya yang awalnya hanya perlu membiasakan diri terhadap tampilan menjadi harus juga membiasakan diri terhadap logika. Yes! berarti saya masih dalam jalur yang tepat untuk membuat Operating System!

Bahasa C / C++

Sebagai orang yang pada masa kecilnya bermimpi membuat Operating System tentu saya sering sekali mencari sebuah jawaban memahami cara kerja komputer dan apa yang saya temukan hampir keseluruhan menyarankan untuk memperkuat pemahaman tentang Algoritma dan Data Struktur kemudian bahasa yang dipilih adalah C / C++ karena bahasa itu adalah bahasa low level yang masih manusiawi. Jangan berfikir saya tidak mencoba, saya telah berkali - kali mencoba membuat sesuatu menggunakan C / C++ tapi bahasa itu bagi saya terlalu rumit, terlalu primitif, mungkin karena saya memulai dari bahasa high level yang menggunakan Garbage Collector. dan mungkin saja karena saya mencoba membuat sesuatu di web menggunakan C / C++ yang hampir tidak masuk akal!

Rust

Saya mendengar Rust sudah lama sekali, mungkin di awal kemunculannya. Saat itu saya tidak sengaja menonton sebuah video dari Mozilla di youtube yang memasarkan Rust. System programming language, low level tapi cara kita ngoding seperti high level language. Tentu saja saya langsung tertarik dan kepoin meska pada saat itu ya tetep aja bingung haha.

Berkali - kali saya attempting to figuring out how to Rust tapi ya gagal paham mulu! sampai pada akhirnya percobaan terakhir saya membuahkan hasil! sedikit demi sedikit saya mulai paham terhadap konsep dasar dan implementasi Lifetime, Borrowing, dan cara kerja memory komputer.

Kenapa Investasi di Rust?

Berkali - kali Rust masuk sebagai bahasa yang paling dicintai based on Stack Overflow survey. dari segi performance, Rust sebanding dengan C tapi dengan syntax yang modern dan lebih manusiawi.

Mulai bermunculan perusahaan - perusahaan yang membagikan pengalaman menggunakan Rust in production dan tidak satupun saya temui perusahaan yang kecewa terhadap bahasa ini. Bahkan Microsoft dan Apple mulai melakukan investasi pada bahasa ini.

intinya banyak sekali alasan yang googleable tentang kenapa Rust ini adalah sebuah bahasa programming masa depan. dan Bagi saya yang kurang pintar ini adalah momentum untuk invest lebih awal karena memang rumit untuk mulai terjun tapi ada potensi yang besar terhadap lowongan pekerjaan di masa depan.